Sabtu, 28 Maret 2009

FU 150 SIMULATOR SUPERBIKE





Mau tau bagaimana caranya anggota DDOCI berlatih di sirkuit sentul dalam rangka menghadapi kejurnas superbike nasional dan Ducati one make race? Berlatih menggunakan Suzuki Satria 150 FU di sirkuit Gokart Sentul. Kenapa memilih Suzuki Satria 150 FU sebagai sarana latihan ? Sebenarnya alasanya cukup tiga saja.

PERTAMA
Satria 150 FU = Performa tinggi harga terjangkau
Seperti yang telah banyak dibicarakan orang terutama dikalangan bikers di tanah air mengenai keunggulan Suzuki Satria 150 FU dibanding merk lain. Penggunaan Satria 150 FU sebagai Superbike Simulator semakin mengokohkan bahwa Satria FU memang memiliki keunggulan mutlak dibanding motor motor yang beredar di pasaran tanah air. Secara rinci inilah tiga alasan mengapa justru Satria FU yang dipilih bukan Ninja RR (unggul performa) ataupun Bajaj yang memiliki ukuran cukup besar.
Faktor Harga
Sebenarnya bisa saja berlatih menggunakan Ducati Superbike 999 ataupun 1098. Tetapi mengingat harga motor tersebut yang begitu tinggi plus perasaan nggak tega melihat motor langka tersebut dipakai jumpalitan di sirkuit maka dipilih lah motor dengan harga yang cukup terjangkau namun memiliki performa seperti superbike.

KEDUA
Performa FU Begitu Garang
Dengan bobot yang begitu ringan, tenaga besar plus sedikit pengurangan bobot membuat performa FU menjadi semakin garang. Satria FU pun dengan dukungan teknologi sasis deltabox dan suspensi monoshocknya pun memiliki handling ditikungan layaknya motor Superbike. Ibarat sekali tepuk dua nyawa FU mampu mensimulasi dua faktor terpenting dalam dunia sport kelas superbike, akselerasi dan kesetabilan di dalam hal menikung.
Gampang di Up grade
Pengurangan bobot, penggantian knalpot free flow, ban racing plus oprek mesin dengan syarat memiliki biaya terjangkau menjadi makanan sehari hari bagi motor yang berhabitat di sirkuit. Motor yang mampu memikul beban berat tersebut dengan mudah adalah Satria 150 FU. Karena pada dasarnya platform dan rancang bangun Satria FU adalah untuk keperluan sport jadi jangan heran kenapa banyak pembalap superbike dan supersport nasional yang menggunakan FU dikala berlatih untuk mensimulasikan motor superbike.

KETIGA
Secara Objektif : FU yang terbaik
So, kurang apalagi? Sepertinya pengakuan akan keunggulan performa Satria FU sebagai platform motor balap maupun sebagai motor harian telah terbukti. Apalagi banyak sekali pihak profesional dan bikers mengakui akan keunggulan Satria FU. Tidak seperti motor lainya, yang hanya mendapat pujian dari penggunanya, Satria FU mungkin hanya satu satunya motor yang mendapat pengakuan yang datang tidak hanya dari penggunanya tetapi justru datang dari pihak yang tidak menggunakan FU sebagai tungganganya (tidak hanya Ducati riders, ternyata bikers superbike Honda, Yamaha dan Kawasaki ternyata juga menggunakan FU sebagai simulator) jadi memang, dari segi objektifitas FU memang yang terbaik!

Selasa, 24 Maret 2009

TIPS PERAWATAN MESIN, SETELAH TERENDAM BANJIR

Apabila motor anda terendam air akibat banjir atau terperosok dalam sungai sehingga air masuk kedalam mesin, kini ada solusi yang murah tanpa perlu membongkar mesin.
Untuk Motor Bensin 4 tak

Langkah 1: Lepaskan filter udara dari sarangannya dan keringkan dengan lap.

Langkah 2: Keringkan koil dan distributor serta kabel busi dari air

Langkah 3: Kuras oli mesin sampai habis dan bersihkan filter oli.

Langkah 4: Isi mesin dengan ” Oli spesial yang larut dengan air” yaitu Shell Dromus B , Esso Kutwell 30, 40,45 atau 50 , Mobilmet 122/110. atau TOTAL Lactuca LT2 Bila isi oli normal 0.9 ltr anda harus mengisi oli satu liter

Langkah 5: Gerakkan mesin dengan starter kaki tanpa dikontak sekitar 30 kali (posisi katup bensin tertutup)

Langkah 6: Kuras oli pelarut tersebut sampai habis dan perhatikan warnanya bila oli tersebut berwarna putih susu menandakan ada air yang dilarutkannya dan tunggu sekitar satu jam agar semua cairan oli pelarut terkuras habis.

Langkah 7: Isi mesin dengan Pertamina ENDURO atau Mesran Super 20W50. Setelah isi oli cukup hidupkan mesin dan jalankan mesin sampai 1 jam agar mesin cukup panas. Setelah itu kuras kembali oli dari dalam mesin dan pastikan sudah tidak ada air dalam oli dan pada filter oli.

Langkah 8: Isi dengan oli Enduro atau Mesran Super 20W/50 dan jalankan mesin seperti biasa.

TIPS PERAWATAN MESIN 4 TAK

Motor 4 Tak semakin menjadi pilihan masyarakat, selain suaranya yang ngga ribut, irit biaya (terutama oli samping), asap kendaraan juga lebih ramah lingkungan. Berikut ini adalah beberapa solusi yang bisa kami berikan untuk menjaga mesin motor 4 tak kesayangan milik Anda. Semoga bisa berguna.

Cek Kondisi Oli
Oli mesin ini sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin, seperti stang seher, seher, dan ring seher, kruk as dan noken as atau stang klep. Oleh karena itu, jika keberadaan minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang, maka sebaiknya diganti. Ganti oli secara periodic dan gunakan sesuai dengan rekomendasi Pabrikan.
Cek Kondisi Aki
Jangan dibiarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakan pada sel-sel accu. Tambahkan aki pada pagi hari.
Selain itu, jika baterei atau accu tersebut sudah melemah secepatnya diganti, sebab jika dipaksakan selain kedua kutub positif dan negatif akan mengeluarkan korosi (serbuk putih), korosi tersebut akan menjalar ke bagian kabel-kabel utama yang menghubungkan arus listrik ke saluran lampu, dinamo, atau bagian-bagian lainnya.
Oleh karena itu, jika terjadi hal itu, arus listrik yang dihantarkan baterei atau accu tidak sempurna dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen dinamo, kontak mesin maupun switch lampu. Satu hal yang perlu diperhatikan jika accu sudah lemah atau tidak mampu di starter dan distarter, jangan dipaksakan dengan mendorong sepeda motor untuk menghidupkannya. Sebab bisa merusak gigi transmisi.
Periksa Rantai dan Gir
Jangan biarkan rantai terlalu kendor, atau terlalu kencang. Terlalu kendor bisa membuat rantai copot dari girnya, sementara terlalu kencang bisa mengakibatkan putus rantai. Cek juga kondisi gir, jika sudah tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus. Bahaya kan, kalo lagi ngebut tiba-tiba putus rantai?
Periksa Kabel Koil dan Busi
Perhatikan keberadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi. Jika sudah cukup umur dan sudah terlihat ada retakan dan pengerasan pada kabel tersebut, maka sebaiknya diganti. Juga perhatikan keberadaan busi karena busi sangat vital untuk kelancaran sebuah mesin kendaraan.
Perhatikan Selang Bensin
Komponen lainnya yang perlu diperhatikan selang bensin ke karburator. Jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau terjadi retakan-retakan, karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis yang mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa ke karburator. Yang pada akhirnya akan terjadi penyumbatan suplai bensin dari tanki ke karburator sehingga mengganggu sistem pembakaran.
Panaskan Mesin paling lama 2 Menit
Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, tak perlu lama-lama cukup 1-2 menit. Ini supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Jangan terlalu lama memanaskan karena akan membuat pipa knalpot menguning selain itu pastinya jadi buang-buang bensin.
Periksa tekanan angin ban
Jangan terlalu keras dan juga jangan kurang karena bisa berakibat kembang ban motor rusak.
Gunakan Selalu Sparepart Asli
Lebih baik mahal sedikit, tapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli, meski murah tapi tapi daya tahan kurang.

Cara kerja mesin 4 tak

Cara kerja mesin 4 langkah (4 tak) ada empat macam yaitu : langkah hisap, langkah kompresi, langkah pembakaran dan langkah buang.

Langkah hisap. Piston bergerak kebawah, katup hisap terbuka dan katup buang menutup. Campuran udara dan bahan bakar dihisap masuk (melalui katup hisap)
Langkah kompresi. Piston bergerak keatas kedua katup menutup. Udara dan bahan bakar dimampatkan Langkah pembakaran. Sesaat sebelum piston mencapai puncak busi memercikan bunga api dan membaka campuran oksigen dan udara. Tekanan meningkat dan mendorong piston kebawah (kedua katup menutup). Daya mekanik inilah yang dimanfaatkan untuk menggerakan mesin.

Langkah buang. Setelah piston mencapai akhir dari langkah, katup buang membuka piston bergerak keatas mendorong sisa pembakaran keluar menuju knolpot.
Siklus ini terus berulang (piston bergerak keatas dan kebawah). Gerakan piston keatas dan kebawah ini dimanfaatkan dengan cara merubahnya menjadi gerakan memutar dan dihubungkan ke gear box.

Komponen-komponen mesin 4 tak adalah: Busi berfungsi untuk memercikaan api, katup berfungsi untuk menutup menutup lubang silinder, piston berfungsi untuk mengatur volume ruang pembakaran, batang penghubung berfungsi untuk menghubungkan piston dengan crankshaft, crankshaft merubah gerakan naik turun piston (vertikal) menjadi gerakan memutar.

PENEMU MESIN 4 TAK

Jangan bingung bicara 4tak dan 2tak. Tahu dong pastinya, apalagi kalo anda anak motor pasti tau beda motor 4tak sama 2tak, tahu kan,,??? Siapa yang ngga tau motor satria fu 150 dan motor kawasaki ninja

OK to the point aja, aku bukan mau jelasin bedanya motor 4tak sama 2tak itu, atau mau jelasin untung ruginya naek motor itu, tapi aku mo kasih info sedikit biar anda gak penasaran atau tanya-tanya sama tukang pembuat motor tersebut, atau malah anda maseh tanya-tanya ama diri sendiri siapa sih penemu mesin ini…?.

Nih bocorannya…..!

Entiene Lenoir yang lahir pada tahun 1822 dan meninggal dunia pada tahun 1900 adalah seorang berkebangsaan Perancis yang pertama kali menemukan motor bakar 2tak. Sedangkan August Otto yang hidup antara 1832 sampai 1891 adalah seorang berkebangsaan Jerman yang membuat cikal bakal ramainya industri Mobil, si penemu mesin 4tak.

Pada tahun 1860, Otto mendengar kabar ada ilmuwan jenius yang bernama Leonir, yang mampu membuat mesin pembakar dengan dua dorongan putaran alias 2tak. Sayangnya mesin 2tak ini memakai bahan bakar gas. Otto menilai ini kurang praktis.”Kalau saja memakai bahan cair, pasti berdaya guna, karena ngga perlu musingin pembuatan gas”pikir Otto waktu itu. Otto kemudian menciptakan karburator, sayangnya ditolak lembaga paten, karena ada yang mendahului. Namun doski menyempurnakan mesin 2tak dengan 4 dorongan alias 4 langkah. Hasil ini dipatenkan di Jerman pada tahun 1863.

Mendapat formula jitu. Lalu ia membuat mesin yang dibiayai oleh Eugene Langen. Konstruksi buatannya mendapatkan medali World Fair di Paris 1867. Dengan mengendus kesuksesan besar mereka berdua menggaet ilmuwan brilian Gottlieb Daimler untuk terus mengembangkan formulanya, hingga kini lahirlah beribu-ribu macam jenis kendaraan yang kita gunakan.

So anda kudu ingat kalo motor sampeyan 2tak itu adalah inspirasinya Leonir, sedangkan kalau yang anada kebut itu 4tak adalah hasil pikirannya Otto



Senin, 09 Maret 2009

MASTERNYA BEBEK 4TAK


Selama ini tentu kita mengetahui satu-satunya bebek yang memiliki performa paling tinggi dengan spesifikasi mesin paling canggih dan model yang lumayan sporty bin maco, nah kita semua sebagai penggemar motor pasti mengenal sosok Suzuki Satria FU150. Yup…bebek sporty yang dibekali mesin 150cc dengan DOHCnya ini merupakan satu-satunya varian bebek sporty yang masih eksis sampai saat ini dimana kehadiranya menjadi pesaing dari Yamaha MX135LC, serta Honda CS1.

Sebelum muncul dengan nama Satria FU 150 kita semua masih ingat akan hadirnya Suzuki Raider yang boleh dikatakan sebagai cikal bakal munculnya Satria FU 150. Pada awalnya FU150 muncul hanya pada versi CBU saja dan pada sekitar tahun 2006 barudiedarkan versi CKD yang sudah mempunyai fitur electric starter.

Setelah beberapa tahun dari kemunculan pertamanya kita pasti masih menganggap FU masih enak dipandang serta masih merupakan bebek sport yang masih perlu diperhitungkan baik dari segi performa, fitur atau harga yang bisa dikatakan sangat pas sekali yang dibuktikan dalam sesi adu performa dengan beberapa bebek yang beredar di Indonesia Satria FU150 masih memenangkan dalam setiap kategori yang dibandingkan.

Untuk menghadapi persaikan antar produk yang semakin ketat pihak Suzuki ternyata tidak tinggal diam, dari beberapa millist dan blog telah tersebar adanya sosok pengganti dari Suzuki Satria FU 150. Hal ini sangat wajar sekali karena pada saat ini banyak bermunculan bebek beraroma sporty seperti YamahaMX 135LC, Honda CS1, dan Kawasaki Athlete 125.


Apa bedanya sama yg lama???
yg jelas Satria ini mengalami perubahan di bagian depan dan knalpotnya..

engga cuma itu.. Suzuki Satria FU-150 ini juga dilengkapi dengan Suzuki Drive Mode Switch (SDMS) System.. pada Satria ini terdapat 3 pilihan… pertama Normal, Economy dan Power. Mode Drive Switch System ini akan menyala jika tachometer menunjukkan RPM tertentu dan dimaksudkan agar dilakukan pemindahan gigi.

Jika Normal mode, maka mode switch ini nggak berfungsi. Jika ECO mode, maka pada RPM 4500 - 5500 lampu nya akan berkedip supaya kita memindahkan gigi.. Demikian juga pada Power mode, akan berkedip pada range RPM tertentu.






Indikator Eco Riding Mode (ERM)

Selain desain lampu yang lebih lebar, indikator Eco Riding Mode (ERM) jadi barang baru di New Suzuki Satria FU 150 (NSSFU150). Bila ERM ini menyala, menunjukkan bahwa cara berkendara biker masuk dalam golongan banyak mengisap bahan bakar.
Pemicu indikator ini adalah putaran mesin. Jadi saat jarum rpm menunjukkan angka 4.500-5.000 rpm, maka lampu indikator akan menyala berkedip yang isyarat suplai bahan bakar mulai boros. Bila putaran mesin di atas 5.000 rpm, maka lampu tersebut akan menyala konstan dan pastinya minum Pertamax lebih banyak,” kata Edi Darmawan, 2W Marketing-Promotion & Dealer Dev. Section Head PT IMNI.

Dengan penambahan ERM tentu bikin penasaran, berapa banyak sih sedotan bahan bakar dari indikator ini belum menyala, berkedip sampai menyala konstan. Biar virus penasaran yang menyebabkan sakit perut, mata berkunang-kunang dan susah tidur enggak menjalar ke seluruh badan, yuk kita tes fungsi ERM.

erm-satria-fu-150

Pengetesan dilakukan secara langsung dengan memasukkan Pertamax sebanyak 100 ml melalui infus ke karburator. Sementara si Mr. Testo berbobot 60 kg dan untuk kecepatannya, karena indikator ERM dipicu oleh putaran mesin maka kecepatan motor disesuaikan dengan putaran mesin.

Uji coba pertama NSSFU150, digeber santai pada putaran mesin yang menunjukkan angka 4.000 rpm (gbr.1). Saat melirik ke spidometer digital, dengan putaran mesin seperti ini dan gigi persneling dimasukkan ke tahap 3 kecepatannya menunjukan angka 40 km/jam. Hasil tesnya, mesin NSSFU150 mengisap 100 ml Pertamax untuk jarak 3,9 km (39 km/liter).

Pada pengetesan berikutnya, putaran mesin NSSFU150 dipanteng pada 5.000 rpm. Dengan gigi persneling yang dimasukkan pada gigi 4, kecepatan motor yang punya fitur oil cooler ini menunjukkan angka 55 km/jam. Di sini ruang bakar NSSFU150 hanya menyedot bahan bakar sebanyak 3,84 atau setara dengan 38,4 km/liter (gbr.2).

erm-satria-fu-150-2

Untuk yang terakhir, bebek sport 150 cc ini dipacu pada 6.000 rpm dan melaju pada kecepatan 60 km/jam dengan menggunakan gigi percepatan yang sama dengan pengetesan yang ke-2 (gbr.3). Hasilnya NSSFU150 menenggak habis 100 ml Pertamax buat lari sejauh 3,81 km (38,1 km/liter). Terbukti, jalan santai NSSFU150 emang lebih bisa tahan haus ya

erm-satria-fu-150-3

Mode Switch (SDMS). Terdapat tiga pilihan mode berkendara (SDMS) yang dapat diganti secara berurutan sesuai karakter yang diinginkan pengendara, yakni normal mode, eco riding mode dan power mode. Secara tak langsung engine RPM indikator ini akan berkedip atau menyala terus pada putaran RPM tertentu yang memberikan sensasi tersendiri dalam berkendara.

Tak ketinggalan, desain muffler dengan mengadopsi teknologi yang biasa digunakan pada motor besar (MOGE). Tak hanya sporty, motor ini juga menghasilkan gas emisi yang ramah lingkungan. Selain itu tenaga yang dihasilkan juga begitu prima dengan hadirnya mesin twin cam atau DOHC, 4-Stroke, 4-Valve, dan SACS (Suzuki Advance Cooling System). Untuk pasar di Indonesia, Suzuki Satria FU 150 menyediakan empat pilihan warna,